02 November 2026 • 3 read

Mahasiswi Teknik Elektro Unismuh Makassar Pelajari Teknologi Sensor dan Instrumentasi di Jepang

Mahasiswi Teknik Elektro Unismuh Makassar Pelajari Teknologi Sensor dan Instrumentasi di Jepang

FT.UNISMUH.AC.ID, KANAZAWA, JEPANG —Mahasiswi Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Ayu Andini, mengikuti pembelajaran dan praktik laboratorium teknologi sensor serta instrumentasi ilmiah di Kanazawa Institute of Technology (KIT), Jepang, pada 13 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Sakura Science Program 2026 yang mempertemukan mahasiswa dari Indonesia, Singapura, dan Jepang.

Dalam kegiatan tersebut, Ayu bersama peserta lainnya mempelajari metode analisis menggunakan spektrofotometri, sistem flow injection analysis, serta prinsip dasar pengukuran berbasis sensor. Pembelajaran ini memperkenalkan penerapan teknologi elektronika dalam mendukung proses pengukuran dan analisis ilmiah.

Rangkaian pembelajaran diawali melalui sesi Experience Analytical Chemistry, yakni pengenalan fasilitas laboratorium kimia dan metode analisis menggunakan spektrofotometri. Peserta kemudian mempelajari sistem flow injection analysis untuk memahami penggunaan instrumen dalam proses pengukuran dan analisis sampel.

Pengalaman laboratorium tersebut memberikan kesempatan kepada Ayu untuk melihat keterkaitan ilmu Teknik Elektro dengan bidang analisis kimia. Teknologi sensor, elektronika, dan pengolahan data menjadi bagian penting dalam pengembangan instrumen yang mendukung kegiatan penelitian.

Sakura Science Program 2026 diikuti 23 mahasiswa dari tiga institusi pendidikan tinggi, yakni 16 mahasiswa Kanazawa Institute of Technology, empat mahasiswa Singapore Polytechnic, dan tiga mahasiswa Unismuh Makassar. Program ini mengusung tema “Build, Measure, and Bring It Home: Learning Analytical Chemistry through Japanese Science and Engineering.”

Melalui pendekatan lintas disiplin, peserta tidak hanya mempelajari analisis kimia, tetapi juga mengenal pengembangan instrumen analisis portabel berbasis teknologi elektronika. Dalam salah satu rangkaian kegiatan, mahasiswa berkolaborasi merancang instrumen sederhana yang memadukan sumber cahaya berbasis light-emitting diode (LED), sensor cahaya, dan mikrokontroler sebagai sarana memahami proses perancangan sistem pengukuran.

Program berlangsung secara hibrida selama hampir satu bulan. Kegiatan diawali dengan pembelajaran daring pada 3 Oktober 2026, dilanjutkan pembelajaran tatap muka di KIT pada 12–18 Oktober 2026, dan diakhiri dengan presentasi serta evaluasi daring pada 31 Oktober 2026.

Untuk mendukung pertukaran pengetahuan, peserta dibagi ke dalam kelompok lintas institusi. Ayu tergabung dalam kelompok pertama bersama mahasiswa Singapore Polytechnic dan KIT. Kolaborasi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman dan perspektif akademik dari latar belakang pendidikan yang berbeda.

Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Ir. Muh. Syafaat S. Kuba, S.T., M.T., mengapresiasi kesempatan yang diperoleh Ayu dalam mengikuti program pembelajaran internasional tersebut. Menurutnya, pengalaman praktik di Jepang dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan teknologi elektronika, khususnya dalam bidang sensor dan instrumentasi.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat memotivasi mahasiswa Fakultas Teknik lainnya untuk meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan peluang program akademik internasional. Pembelajaran di lingkungan berbeda juga diharapkan dapat mempertemukan pemahaman teoretis dengan praktik pengembangan teknologi.

Sementara itu, Wildhan Burhanuddin, pendamping mahasiswa Sakura Science Program dari Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar, menilai program tersebut memberikan pengalaman belajar lintas disiplin. Mahasiswa dapat melihat secara langsung keterkaitan bidang Teknik Elektro, Informatika, dan analisis lingkungan dalam pengembangan teknologi.

Menurut Wildhan, interaksi dengan mahasiswa dari Singapura dan Jepang juga membuka ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta adaptasi dalam lingkungan akademik internasional.

Partisipasi Ayu dalam Sakura Science Program 2026 menjadi salah satu bentuk pengalaman akademik internasional mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh Makassar. Pengalaman pembelajaran laboratorium dan kolaborasi lintas negara ini diharapkan memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai teknologi sensor dan instrumentasi, sekaligus menjadi bekal dalam mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan penelitian dan industri.